'

Pernikahan Adat yang Memukau Merayakan Cinta dalam Keindahan Tradisi dan Budaya

1764561671332.jpeg

        Pertunangan antara Sdra Hengky dan Sdri Ayu. Acara ini dilakukan pada hari rabu, tanggal 26 November 2025. Acara pertunangan dilakukan dengan mengikuti budaya dayak kenyah di desa Long Ampung Kayan Selatan. Acara dihadiri oleh kedua belah pihak keluarga dan beserta tamu dari keluarga pihak perempuan. Setelah melakukan prosesi pertunangan dari kedua belah pihak melakukan pembelajaran pranikah dari pihak gereja, pembelajaran pernikahan biasanya sekitar kurang lebih 1 bulan hingga 3 bulan setelah pertunangan. Prosesi lamaran pada tradisi dayak kenya adalah memberikan mandau (parang) dan sebuah sarung. Arti dari pemberian mandau (parang) adalah sebagai alat untuk membersihkan jalan untuk pasangan yang akan segera menikah, kemudian mandau juga memiliki arti sebagai jembatan pada kedua keluarga yang akan bersatu dalam ikatan pernikahan, kemudian yang ketiga mandau dapat di artikan sebuah pendingin saat terjadinya masalah dalam keluarga, karena besi bersifat dingin.

    Kemudian arti dari sebuah sarung yang pertama adalah sebagai hadiah dari pihak laki-laki untuk mendandani seorang putri yang kelak menjadi pasangannya. Arti dari sarung yang kedua adalah melindungi pihak perempuan karena perempuan sangat sensitif jadi dibaratkan memakai sarung saat mandi  atau saat dirumah pada zaman dahulu. Tapi penggunaan sarung saat mandi masih di lakukan di era sekarang.  Prosesi pertunangan ini dalaksanakan dengan menggunakan baju adat dayak kenya karena kedua keluarga menjunjung nilai adat istiadat yang terdapat di desa Long ampung khususnya orang dayak kenyah.

    Foto Ini menangkap momen sakral dan indah dari sebuah pertunangan dengan tradisi adat dayak kenya. Baju yang dikenakan tampak sangat istimewa. Warna warni cerah dan motif khas dayak kenya tersebut memberikan sentuhan elegan dan memukau. Hiasan kepala yang dikenakan oleh phak perempuan menambah aura anggun dan mempesona, sementara pihak laki laki tampak gagah dengan pakaian adat dayak kenya. Para tamu undangan terlihat khidmat menyaksikan prosesi pertunangan. Ekspresi mereka mencerminkan kebahagiaan dan doa restu untuk pasangan tersebut. Pertunangan dengan tradisi dayak kenya bukan hanya sekedar.


Berita ini ditulis oleh : Glory Koryanti

Bagikan post ini: