Musrenbang Desa Long Ampung : Promosi wisata, Kebersamaan, dan semangat Pembangunan
Long Ampung, 18 Juni 2025 – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Long Ampung tahun 2025 dilaksanakan dengan nuansa yang berbeda. Bertempat di lokasi wisata alam Air Terjun Metisai Payau, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perencanaan pembangunan, tetapi juga momentum promosi wisata desa serta penguatan kebersamaan antarwarga.
Musrenbang yang digelar pada Rabu, 18 Juni 2025 ini turut melibatkan Desa Metulang sebagai peserta. Kegiatan dihadiri oleh Camat Kayan Selatan, Bapak Hendri Lencau, S.Pd., M.H. beserta jajaran, Tim Penggerak PKK Kecamatan, Kepala Desa Long Ampung Bapak Yakub Laing, Kepala Desa Metulang Bapak Pai Ului, jajaran perangkat desa, ibu-ibu PKK, serta masyarakat dari kedua desa. Total peserta yang hadir mencapai sekitar 60 orang.
Musrenbangdes merupakan agenda tahunan wajib yang bertujuan untuk menampung dan merumuskan usulan pembangunan desa, baik dari sisi infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat. Tahun ini, pemilihan lokasi di Air Terjun Metisai Payau dimaksudkan untuk sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam desa yang masih alami dan belum banyak terekspos.
Usai penyampaian berbagai usulan prioritas dari kedua desa, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama sebagai bentuk penguatan solidaritas antarwarga. Masyarakat juga memanfaatkan momen ini untuk menikmati keindahan air terjun dengan bersantai dan mandi bersama di lokasi.
Dalam sambutannya, Camat Kayan Selatan menyampaikan apresiasi atas inisiatif desa yang kreatif dalam menggelar musrenbang sekaligus mempromosikan potensi lokal. Beliau juga mengingatkan agar setiap usulan pembangunan yang telah disusun dapat dimaksimalkan realisasinya, serta mendorong penggunaan Dana Desa yang efektif dan transparan demi kemajuan masyarakat dan infrastruktur desa.
Musrenbang ini diharapkan menjadi titik awal sinergi yang lebih kuat antar desa dalam merancang pembangunan yang berkelanjutan berbasis potensi lokal dan kebersamaan masyarakat.
Ditulis oleh : Ajan Matius
Diedit oleh : Jodi Purnama Putra
Baca juga:
Pertanian Padi Gunung Menjadi Tulang Punggung Pekerjaan dan Pendapatan Suku Dayak di Desa Long Ampun
Pertanian Padi Gunung Menjadi Tulang Punggung Pekerjaan dan Pendapatan Suku Dayak di Desa Long Ampun